HUKUM MEMPERINGATI MAULID NABI MUHAMMAD SAW

            Bagaimanakah hukum memperingati maulid Nabi Muhammad SAW? Saya akan mencoba menjelaskan sejauh mana pengetahuan saya tentang hal itu.

            Ada ulama yang mengatakan bahwa merayakan maulid Nabi hukumnya adalah haram dengan dalil bid’ah dan pendapat ualama yang mayoritas hukumnya adalah tidak haram. Nah, sekarang kita punya kata kunci yaitu “bid’ah” inilah yang menjadi permasalahn yang diperdebatkan. Karena adanya dua pendapat yang saling bertolak belakang tersebut dalam memandang hukum peringatan maulid Nabi.

            Jika permasalahan adalah pernah atau tidaknya Nabi merayakan hari kelahirnya atau tidak pernah, maka permasalahan ini cukup jelas dan tidak terlalu rumit penyelesaiannya. Sekarang mari kita lihat bukti sejarah yang tidak ada pertentangan, yaitu sunnah Nabi tentang puasa di hari senin.

            Dalam shahih Muslim dari hadits Abu Qatadah radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah Shalallahu  alaihi wassalam pernah ditanya tentang puasa hari Senin, beliau Shalallahu ‘alaihi wassalammenjawab,
” Hari tersebut merupakan hari aku dilahirkan (hari senin) , dan hari aku diutus atau diturunkannya Al-Qur’an  kepadaku pada hari tersebut (hari kamis).” (HR.Muslim)

            Sekarang saya tidak ingin membicarakan hadits tersebut lebih lanjut, jikalau masih memunculkan keraguan tentang keshahihannya. Saya hanya ingin mengatakan, jika peringatan maulid Nabi merupakan hal sedikit mengganjal pendengaran, karena diadopsi dari bahasa yang tidak mempunyai unsur islamiyah. Tidak ada persoalan, kita ganti saja istilahnya. Telepas anda ingin memberi nama apa, mengingat hal itu tidak mempengaruhi apa yang menjadi kegiatan di dalamnya.

            Menurut saya yang terpenting adalah apa yang dilakukan di dalam acara tersebut, jika bertentantangan dengan nilai-nilai Islam, maka pastilah haram hukumnya acara tersebut. Selama masih berada dalam jalur yang tepat, mislanya zikir akbar, pembacaan sirah nabi, ceramah tentang akhlak Nabi, dan kegiatan lainnya yang bisa mendatangkan manfaat.

            Kesimpulannya tergantung kegiatan itu dikemas dalam bentuk, karena hal itu akan mempengaruhi penisbatan sebuah hokum. Haram atau tidak haramnya.

  ALLAHUMMA SHOLLI ‘ALA SAYYIDINA MUHAMMMAD WA ‘ALA ALI SAYYIDINA MUHAMMAD