KEMBALIKAN KOTA 1001 MALAM

Sekitar 750 Tahun yang lalu, Bagdad menjadi pusat peradaban dan kebudayaan tertinggi di dunia. Sepeninggal Al-Manshur, kota Bagdad berkembang pesat karena peranannya sebagai pusat perkembangan peradaban dan kebudayaan Islam. Banyak ilmuwan dari berbagai daerah datang ke kota ini untuk mendalami ilmu pengetahuan. Akhirnya, pada masa pemerintahan Khali­fah Harun Al-Rasyid dan Khalifah Al-Makmun, Kota Bagdad mencapai puncak kemajuan atau zaman keemasan. Kemudian mendapat julukan kota seribu satu malam saat itu.

Sayangnya, semua kemegahan, kebesaran dan keindahan kota Bagdad itu sekarang hanya tinggal kenangan. Semuanya seperti hanyut dibawa arus sungai Tigris, setelah kota ini di hanguskan oleh ten­tara Mongol di bawah pimpinan Hulagu Khan pada tahun 656 H. Meskipun kota Bagdad yang menjadi ibu kota Irak sekarang mengambil lokasi yang sama. Akan tetapi ia sama sekali baru dan tidak mencerminkan kemajuan kota Bagdad lama yang menjadi ibu kota Daulah Abbasiyah.

Sekarang saatnya umat Islam bangkit dari tidur panjangnya, sudah sepatutnya umat Islam belajar dari sejarah kejayaan umat Islam terdahulu khususnya di Baghdad. Oleh Karena itu, umat Islam harus mengetahui faktor kemundurun dan kehancuran umat Islam saat itu apa. Jangan hanya sibuk mengurusi perbedaan, sibuk mengkafirkan orang lain. Sehingga persoalan yang sangat urgen terlupakan.

Mari kita mengambil pelajaran dari Baghdad! Kenapa Umat Islam saat itu bisa mengalami kemajuan yang sangat pesat? Karena mereka meman benar-benar mengkaji ajaran Islam dengan baik. Adapun penyebab kemunduran saat itu adalah memudarnya ajaran Islam, kemudian berdampak pada perpecahan di tengah-tengah umat Islam. Sehingga pasukan bangsa Mongol dapat menggulingkan Kedaulatan Bani Abbasyiah

Kita harus bersatu dan menyatukan potensi-potensi Umat Islam yang sedang bercerai-berai saat ini. Kita harus bergandengan tangan di bawah kalimat “Laa Ilaaha Illalah Wa Muhammad Rasulullah”. Dan menjadikan al-Qur’an dan al-Hadits sebagai pedoman hidup.  Sebagaimana diwasiatkan oleh Rasululllah SAW:

تركت فيكم امرين لن تضلوا ماتمسكتم بهما : كتاب الله وسنة رسول الله. (رواه مالك)

Coba bayangkan betapa kuatnya kita jika kekuatan umat Islam disatukan.  Maka sungguh dahsyat kekauatan Islam. Kenapa kita tampak lemah? Karena kekuatan kita belum disatukan. Sehingga Umat Islam mudah diadu domba oleh musuh. Ketahuilah bahwa kita ini ibarat sebuah  lidi yang mudah dipatahkan, karena lidi yang lain tidak  disatukan, mari kita satukan kekutan  layaknya 100 lidi yang sangat kuat dan sulit dipatahkan.

Mari kembalikan kejayaan umat Islam. Kita pasti bisa melakukannya, karena kita punya kekauatan yang besar dan kita punya al-Qur’an dan al-Hadits. Allahu Akbar.

By:
Harkaman